Translate

Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Agustus 2013

Pria Dewasa Minum ASI, Ada Manfaatnya?

Pada dasarnya ASI haya diberikan pada bayi baru lahir untuk mencukupi kebutuhan makanannya sebelum mendapatkan makanan pendamping. ASI yang diberikan pada bayi juga bermanfaat sebagai sumber energi dan membentuk sistem kekebalan tubuh.

Alih-alih ingin meningkatkan kesehatan, menghilangkan keletihan berat akibat pekerjaan di kantor, serta mengobati pasca menjalankan operasi, sejumlah warga negara di Cina, khususnya pria dewasa, memilih mengkonsumsi Air Susu Ibu (ASI) dari para wanita atau suster penyedia ASI. Apakah benar terbukti?

Menurut Ketua Umum Sentra Laktasi Indonesia, dr. Utami, Roesli, SpA., IBCLC., FABM, saat dihubungi VIVAlife, Kamis 4 Juli 2013, ia mengatakan tidak ada pengaruh ketika ASI dikonsumsi oleh orang dewasa.

"Kalau diklaim mampu meningkatkan energi tentu tidak mencukupi kebutuhannya. Apalagi untuk pemulihan paca operasi, sangat tidak mungkin. ASI memang berperan sebagai obat tapi untuk bayi tidak untuk orang dewasa," ujar dr. Utami Roesli.

Menurutnya, untuk mencukupi kebutuhan energi, diperlukan asupan gizi seimbang, ASI memang kaya serat namun orang dewasa masih perlu asupan lain seperti karbohidrat, protein, sayur, dan buah. Kalau hanya mengkonsumsi ASI, mereka justru akan kekurangan energi.

"Ini akan sama seperti anak usia satu atau dua tahun yang hanya diberikan tepung, sudah pasti akan kekurangan energi."

Namun, dalam sebuah penelitian yag dilakukan di Swedia pada tahun 2009, Utami Roesli mengatakan kalau, ASI mengandung zat anti tumor, Human Alfa, Lactalbumin. "Zat tersebut ditemukan dapat menghancurkan sel tumor dalam tubuh orang dewasa."

sumber

Jumat, 09 Agustus 2013

6 Mitos Kesehatan Yang Masih Dipercaya Di Indonesia

6. MEMAKAI PAKAIAN TEBAL / SELIMUT KETIKA DEMAM


FAKTA :

Pakaian tebal/ selimut akan menaikan suhu tubuh. Suhu yang sangat tinggi (39 derajat atau lebih) pada anak-anak bisa menyebabkan kejang-kejang.Disarankan untuk mengenakan pakaian tipis meskipun tubuh terasa dingin.



5. KALAU DEMAM TIDAK BOLEH MANDI

FAKTA :

Dengan mandi ketika demam dapat menurunkan suhu tubuh yang sedang meningkat. Tetapi, kalau demam disertai dengan rasa menggigil, mandi dengan air hangat akan lebih baik atau kompres dengan air hangat.



4. MANDI MALAM HARI MENYEBABKAN REMATIK


FAKTA :

Hal ini tidak benar. Kalau kondisi tubuh dalam keadaan sehat dan memerlukan mandi untuk kebersihan, tidak ada masalah mesdkipun mandi malam hari. Tetapi pada penderita rematik, dianjurkan mandi dengan air hangat.



3. PENDERITA CACAR AIR ATAU CAMPAK TIDAK BOLEH MANDI

FAKTA :

Hal ini malah bertentangan dengan prinsip medis, dimana pada penderita penyakit cacar air atau campak dengan kelainan pada kulit yang menyeluruh, justru harus menjaga kebersihan kulit dengan mandi lebih sering agar perluasan penyakit dapat dicegah, disamping menggunakan obat.



2. ANGIN DUDUK HARUS DIKEROK ATAU DIPIJAT


FAKTA :

Apabila menderita angin duduk, jangan dipijat atau dikerok. Kejadian orang yang meninggal ketika dipijat, menunjukkan betapa penangan yang salah dapat berakibat fatal. Hal yang harus dilakukan adalah : Pemberian oksigen dan obat serta tindakan diagnostik khusus. Ini mungkin merupakan gejala awal serangan jantung berat akibat sumbatan darah keseluruh tubuh.


1.MASUK ANGIN HARUS DIKEROK

FAKTA :

Kerokan ternyata bukan pertanda anginnya keluar, melainkan pecahnya pembuluh kapiler tepi yang berada dikulit. Tidak mengherankan, jika beberapa waktu setelah kerokan, gejala-gejala masuk angin akan kembali terjadi. Kerokan akan menimbulkan rasa sakit, tapi karena sudah ada rasa sakit atau pegal otot, maka dengan rangsangan sakit yang baru akan menimbulkan rasa seolah-olah rasa sakit pertama berkurang atau "terlupakan".

Nah, itulah 6 Mitos Kesehatan Yang Masih Dipercaya Di Indonesia semoga menambah wawasan anda.

Sponsor