Translate

Tampilkan postingan dengan label kedokteran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kedokteran. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Agustus 2013

Fakta Unik Tangan Kidal

Kidal adalah suatu kebiasaan lebih dominan menggunakan tangan kiri untuk melakukan pekerjaan, seperti menulis, makan, atau melakukan pekerjaan yang berat menggunakan tangan.

Menurut The Left Handers Club, sebuah organisasi orang-orang kidal tak pernah menganggap bahwa kidal itu adalah sebuah kelainan, tapi sebaliknya, mereka malah menganggap kidal adalah sebuah keunikan.

Sampai saat ini, belum ada  dokter atau ilmuwan yang mengerti pasti apa penyebab kidal. Ada beberapa teori yang mencetuskan alasan kenapa seseorang bisa kidal, tapi kebenarannya belum teruji secara pasti.

Menurut Fabiola Priscilla Setiawan, M.Psi., psikolog anak dan remaja, kidal terjadi bila otak kanan seseorang lebih dominan dibanding otak kirinya.
“Otak kanan itu mengatur bagian tubuh sebelah kiri, sedangkan otak kiri mengatur tubuh sebelah kanan. Orang yang lebih nyaman menggunakan tubuh sebelah kiri, termasuk tangan kiri, berarti otak kanannya yang lebih dominan,” ujar psikolog yang akrab dipanggil Mbak Febi.

Gara-gara didominasi otak kanan, orang kidal jadi jauh lebih kreatif dibanding orang-orang yang biasa menggunakan tangan kanan. Otak kiri fungsinya mengatur hal-hal yang berhubungan dengan logika, sedangkan otak kanan mengatur hal-hal yang abstrak seperti seni, bahasa, musik, dan emosi.

“Itulah sebabnya, orang-orang yang kidal biasanya mahir menggambar. Jadi, tidak heran kalau banyak musisi, pelukis, aktor, dan seniman yang bertangan kidal,” kata psikolog yang berpraktek di Lembaga Psikologi Terapan UI ini.

Akibat otak kanan lebih dominan, anak-anak yang kidal juga biasanya punya daya khayal dan imajinasi yang tinggi, yang bikin mereka jadi lebih kreatif dibanding anak-anak bertangan kanan.

Bagaimana dengan kekurangannya?

“Anak yang kidal biasanya lebih sensitif. Mereka juga cenderung kurang percaya diri, apalagi jika lingkungannya tidak menerima dia sebagai orang kidal. Penelitian menunjukkan jika kompetensi orang yang kidal dan orang yang “normal” itu sebenarnya sama kok,” Mbak Febi menegaskan.
Tetap Kidal
Kalau Anda kidal, jangan sekali-kali berusaha untuk berubah jadi right-hander alias pengguna tangan kanan. Termasuk kalau disuruh oleh orang tua atau guru. Bila dipaksakan, efeknya justru bakal tidak bagus buat Anda, baik secara psikologis maupun secara prestasi. 

Mbak Febi berikan contoh lewat pengalaman pribadinya, “Waktu SD prestasi saya bagus, selalu masuk rangking. Tapi begitu duduk di kelas empat, saya tidak diijinkan masuk kelas jika saya tidak belajar pake tangan kanan, termasuk nulis pake tangan kanan. Itu sulit sekali untuk saya. Nulis jadi lambat, mikir juga jadi tidak konsen. Apalagi jika guru  mendikte catatan atau berikan soal. Sejak itu, prestasi saya langsung drop,” ungkap Mbak Febi.

Si kidal yang maksain berubah jadi “normal” juga biasanya jadi lebih gampang cemas, tidur terganggu, tidak percaya diri, bahkan bisa jadi gagap.
“Iya, ini biasanya terjadi pada anak yang sering diingatkan dengan cara yang keras, misalnya dibentak, untuk menggunakan tangan kanan. Akibatnya dia jadi waswas, mau melakukan apapun jadi serba takut”.

Kasus ini juga dialami oleh Raja Inggris King George VI yang jadi gagap dan dyslexia akibat dipaksa menggunakan tangan kanan, padahal dia aslinya adalah seorang kidal.

Berikut, ada fakta-fakat menarik lainnya tentang tangan kidal:
1. Menurut statistik, dari sebuah populasi, 15%-nya termasuk kidal. Pria biasanya dua kali lebih cenderung kidal daripada wanita.
2. Orang kidal memiliki kemungkinan lebih besar untuk mejadi jenius. 20% dari jumlah anggota organisasi MENSA, sebuah organisasi untuk orang-orang dengan IQ tertinggi sedunia, dilaporkan kidal.
3. Jika Kamu pria, kidal, dan sedang kuliah, maka diperkirakan Kamu akan 15% lebih kaya daripada pria yang tidak kidal. Nah, kalau sampai tamat kuliah, pria kidal akan 20% lebih kaya!
4. Walau begitu orang kidal memiliki kecendrungan lebih tinggi untuk kecanduan alkohol.
5. Jika kedua orangtua kidal, maka ada kemungkinan 50% keturunan mereka juga akan kidal. Sementara jika kedua orangtua tidak kidal, kemungkinan tadi akan turun menjadi 2% saja.
6. Psikolog dari Universitas Queen di Belfast menyatakan bahwa kucing betina cenderung tidak kidal, sementara kucing jantan cenderung kidal (siapa sangka, kucing bisa kidal juga!).
7. Entah mengapa, namun orang kidal katanya lebih tidak suka buku berjilid spiral dibanding yang tidak kidal.
8. Orang kidal dapat merespon stimulasi (rangsangan) dengan lebih baik sehingga kebanyakan orang kidal jago bermain game.
9. Semakin tua seorang Ibu saat melahirkan, semakin besar kemngkinan anaknya lahir kidal.
10. 4 dari 5 desainer komputer Mac dilaporkan kidal.
11. Menurut sebuah penelitian, orang kidal hidupnya 9 tahun lebih pendek dari yang tidak kidal.
12. Orang kidal cenderung lebih atletis, memiliki kesadaran yang lebih spasial dan berpikir lebih cepat.
13. Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Dr Alan Searleman dari St Lawrence University di New York, menunjukkan bahwa orang kidal mampu mendukung sisi kiri tubuhnya untuk semua kegiatan fisik. Orang kidal juga dua kali lebih terampil dalam pemecahan masalah dan memiliki IQ lebih tinggi dari orang yang aktif dengan tangan kanan.
14. Orang dengan tangan kidal relatif lebih cerdas dari pada bukan kidal (Guardian UK)
15. Orang Kidal lebih mudah mengontrol emosi dibandingkan bukan kidal (National Geographic)
16. Jumlah orang Kidal meningkat pesat setelah tahun 1910 (BBC)
17. orang Kidal jumlah sampai saat ini sekitar 10% dari seluruh populasi dunia (National Geographic)

Jumat, 09 Agustus 2013

6 Mitos Kesehatan Yang Masih Dipercaya Di Indonesia

6. MEMAKAI PAKAIAN TEBAL / SELIMUT KETIKA DEMAM


FAKTA :

Pakaian tebal/ selimut akan menaikan suhu tubuh. Suhu yang sangat tinggi (39 derajat atau lebih) pada anak-anak bisa menyebabkan kejang-kejang.Disarankan untuk mengenakan pakaian tipis meskipun tubuh terasa dingin.



5. KALAU DEMAM TIDAK BOLEH MANDI

FAKTA :

Dengan mandi ketika demam dapat menurunkan suhu tubuh yang sedang meningkat. Tetapi, kalau demam disertai dengan rasa menggigil, mandi dengan air hangat akan lebih baik atau kompres dengan air hangat.



4. MANDI MALAM HARI MENYEBABKAN REMATIK


FAKTA :

Hal ini tidak benar. Kalau kondisi tubuh dalam keadaan sehat dan memerlukan mandi untuk kebersihan, tidak ada masalah mesdkipun mandi malam hari. Tetapi pada penderita rematik, dianjurkan mandi dengan air hangat.



3. PENDERITA CACAR AIR ATAU CAMPAK TIDAK BOLEH MANDI

FAKTA :

Hal ini malah bertentangan dengan prinsip medis, dimana pada penderita penyakit cacar air atau campak dengan kelainan pada kulit yang menyeluruh, justru harus menjaga kebersihan kulit dengan mandi lebih sering agar perluasan penyakit dapat dicegah, disamping menggunakan obat.



2. ANGIN DUDUK HARUS DIKEROK ATAU DIPIJAT


FAKTA :

Apabila menderita angin duduk, jangan dipijat atau dikerok. Kejadian orang yang meninggal ketika dipijat, menunjukkan betapa penangan yang salah dapat berakibat fatal. Hal yang harus dilakukan adalah : Pemberian oksigen dan obat serta tindakan diagnostik khusus. Ini mungkin merupakan gejala awal serangan jantung berat akibat sumbatan darah keseluruh tubuh.


1.MASUK ANGIN HARUS DIKEROK

FAKTA :

Kerokan ternyata bukan pertanda anginnya keluar, melainkan pecahnya pembuluh kapiler tepi yang berada dikulit. Tidak mengherankan, jika beberapa waktu setelah kerokan, gejala-gejala masuk angin akan kembali terjadi. Kerokan akan menimbulkan rasa sakit, tapi karena sudah ada rasa sakit atau pegal otot, maka dengan rangsangan sakit yang baru akan menimbulkan rasa seolah-olah rasa sakit pertama berkurang atau "terlupakan".

Nah, itulah 6 Mitos Kesehatan Yang Masih Dipercaya Di Indonesia semoga menambah wawasan anda.

Kamis, 08 Agustus 2013

Kasus Aneh Dan Unik Dunia Kedokteran

1. Pasien berdarah hijau
Aneh dan Unik - Pada bulan Oktober 2005, dokter di Rumah Sakit St. Paul, Vancouver melakukan operasi terhadap pasien lelaki usia 42 tahun. Betapa terkejutnya tim dokter itu, ketika dilakukan operasi pada kakinya, pasien mengeluarkan darah berwarna hijau gelap bukan normalnya darah yang berwarna merah. Setelah ditelusuri riwayatnya, si pasien ternyata sering mengonsumsi obat sumatriptan dalam dosis besar atau 200 miligram setiap harinya. Obat ini diketahui untuk mengobati migrain. Perubahan warna ini disebabkan oleh sulfhaemoglobin yang terbentuk ketika sebuah atom belerang masuk ke dalam molekul hemoglobin yang bisa disebabkan oleh obat-obatan yang dikonsumsi sejenis sulfonamida. Ketika hidrogen sulfida (ion sulfida) dan ion besi bergabung dalam darah, maka darah tidak mampu membawa oksigen. sahabat anehdidunia.com hal ini membuat jumlah sulfhemoglobin (SulfHb) dalam darah berlebih. Sementara darah merah terbentuk dengan bantuan oksigen. 2. Mata tertutup
Natalie Adler, mengidap penyakit aneh. Ia mengalami kebutaan secara rutin selama tiga hari dalam seminggu akibat kelopak matanya yang tiba-tiba selalu menutup dan tidak kuasa dibukanya. Adler (21) mengaku dirinya mengalami kondisi kelainan medis ini selama empat tahun atau sejak ia berusia 17 tahun. Matanya tiba-tiba selalu menutup secara periodik dan akhirnya menutup sama sekali selama tiga hari. Professor Justin O’Day dari bagian syaraf-oftalmologi Rumah Sakit Royal Victoria mengatakan kondisi ini disebut blepharospasm. 3. Dua set DNA
Setelah didiagnosa oleh dokter, Karen Keegan, seorang guru wanita 52 tahun di Boston harus mendapatkan transplantasi ginjal. Anak-anaknya pun bersedia mendonorkan satu ginjalnya. Setelah dites, tak ada yang sesuai dengan profil genetik Keegan. Pemeriksaan lebih lanjut cukup mengejutkan. Keegan diketahui mengalami chimerism, yakni kondisi saat ada bayi kembar di dalam rahim, namun kembar pertama 'menyerap' kembar lainnya hingga tersisa satu bayi saja. Akibatnya, embrio bayi pertama ini mengandung dua set DNA dalam tubuhnya. 4. Pensil dalam kepala
Setelah menderita sakit kepala berat yang mengakibatkan terus mimisan selama 55 tahun, Margaret Wegner menjalani operasi pada bulan Agustus 2007. Saat inilah pensil sepanjang 3 inci akhirnya dikeluarkan dari kepalanya. Uniknya, para dokter sebenarnya sudah mengetahui keberadaan pensil tersebut bersarang dalam kepala Wegner selama lima puluh tahun. Namun sahabat www.anehdidunia.com, selama itu pula dokter menunggu saat yang tepat. Dulu teknologi belum memungkinkan untuk operasi dan takut merusak kepala Wegner. Untuk diketahui, Wegner mengalami kecelakaan saat berusuia 4 tahun dan menyebabkan sebatang pensil masuk ke dalam kepalanya. 5. Tertawa 12 tahun
Xu Pinghui dari Chongqing mulai tertawa non-stop setelah menderita demam saat baru berumur delapan bulan. Aneh, setelah peristiwa tersebut ia kehilangan kemampuan untuk berbicara saat usianya menginjak 2 tahun, dan hanya bisa tertawa cekikikan. Kondisi ini diketahui telah berlangsung selama lebih dari 12 tahun. Menurut spesialis yang menangani kasus ini, kemungkinan disebabkan oleh kerusakan pada lobus frontal akibat demam. sumber

Sponsor